pallet untuk racking

Berikut adalah informasi mengenai pallet untuk racking yang umum digunakan dalam sistem penyimpanan gudang:

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 90; module: photo; hw-remosaic: false; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: HDR ; sceneMode: 2; cct_value: 5975; AI_Scene: (6, 0); aec_lux: 171.0; aec_lux_index: 0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0; albedo: ; confidence: ; motionLevel: 0; weatherinfo: null; temperature: 36;

1. Jenis Pallet untuk Racking

Pallet yang digunakan untuk racking (seperti pallet rack, drive-in rack, atau selective rack) harus memenuhi kriteria kekuatan dan ketahanan. Beberapa jenis yang umum:

a. Pallet Kayu

  • Material: Kayu pinus, kayu keras, atau multiplex.
  • Keunggulan: Murah, mudah diperbaiki, dan tersedia dalam berbagai ukuran.
  • Kekurangan: Rentan lembab, serangga, atau pecah jika overload.
  • Kapasitas Beban: Umumnya 500–2.000 kg (tergantung ketebalan kayu dan desain).

b. Pallet Plastik

  • Material: HDPE (High-Density Polyethylene) atau PP (Polypropylene).
  • Keunggulan: Tahan air, mudah dibersihkan, dan cocok untuk industri makanan/farmasi.
  • Kekurangan: Lebih mahal, kapasitas beban terbatas dibanding pallet logam.
  • Kapasitas Beban: 500–1.500 kg (tergantung desain).

c. Pallet Logam (Besi/Stainless Steel)

  • Material: Besi galvanis atau stainless steel.
  • Keunggulan: Sangat kuat, tahan api, dan tahan lama.
  • Kekurangan: Berat dan lebih mahal.
  • Kapasitas Beban: 1.000–3.000 kg (ideal untuk racking berat).

d. Pallet Karton (Paper Pallet)

  • Material: Karton padat atau honeycomb.
  • Keunggulan: Ringan, ramah lingkungan, dan murah.
  • Kekurangan: Hanya untuk beban ringan (max 200–500 kg) dan tidak tahan air.

2. Ukuran Standar Pallet untuk Racking

  • Euro Pallet (1200×800 mm) – Cocok untuk racking dengan jarak beam menyesuaikan.
  • Standard Pallet (1200×1000 mm) – Paling umum di Asia/Indonesia.
  • JIS Pallet (1100×1100 mm) – Digunakan di Jepang dan industri otomotif.
  • Custom Size – Disesuaikan dengan dimensi rak dan barang.

Pastikan ukuran pallet sesuai dengan lebar beam racking untuk menghindari risiko jatuh.


3. Tips Memilih Pallet untuk Racking

  1. Perhatikan Kapasitas Beban – Pilih pallet dengan kapasitas melebihi berat barang + safety factor.
  2. Material Sesuai Kebutuhan – Plastik/kayu untuk gudang kering, logam untuk beban berat.
  3. Daya Tahan – Pallet plastik/logam lebih awet untuk jangka panjang.
  4. Kesesuaian dengan Sistem Racking – Contoh: Pallet kayu untuk selective rack, pallet kuat untuk drive-in rack.
  5. Budget – Pallet kayu lebih ekonomis, sedangkan plastik/logam investasi jangka panjang.

Jika Anda menggunakan racking bertingkat, pastikan pallet memiliki bottom board kuat (untuk menahan beban tanpa melengkung).

Semoga membantu! Jika butuh rekomendasi merek atau supplier, bisa ditanyakan lebih detail.

Previous Post
Next Post

Most Recent Posts

  • All Posts
  • Pallet Kayu
  • Pallet Plastik
  • Sewa Pallet

Explore Our Services

Reasonable estimating be alteration we themselves entreaties me of reasonably.

PT INDONESIA PALLET SYSTEM

Dapatkan segera penawaran harga terbaik dari kami, untuk mendapatkan penawaran terbaik kami !!!

You have been successfully Subscribed! Ops! Something went wrong, please try again.

©2025 Copyright All Right Reserved PT Indonesia Pallet System